Custom Search

Robert: Kalau Saya Tidak Ditahan Akan Lain

BEKASI-JAKARTA

Mantan pemilik Bank Century, Robert Tantular mengatakan, bahwa seandainya dirinya tidak ditangkap, mungkin persoalan century tidak akan seperti ini.

"Kalau saya tidak ditangkap, saya masih bisa menyelesaikan. Karena saya masih punya waktu 35 hari mengenai dana keikutsertaan minimum 20 persen," ujar Robert, dalam rapat pansus angket century DPR, Senin 11 Januari 2010.

Robert menjelaskan bahwa setelah Bank Century diambil lembaga penjamin simpana (LPS) pada Jumat 21 November 2008, kata robert, sore hari itu juga dirinya menerima surat dari LPS mengenai rekapitalisasi Bank Century dan meminta agar melengkapi beberapa dokumen untuk diserahkan ke LPS pada Senin 24 November 2008.

Kemudian pada Sabtu 22 November 2008, Robert pergi ke Singapura untuk menemui beberapa investor yang sebelumnya masih ada minat untuk masuk ke Bank Century.

Namun, Sabtu siang itu juga Robert mendengar berita yang menyatakan dirinya sudah dicekal atas permintaan menteri keuangan.

Tetapi karena punya itikad baik untuk menyelesaikan masalah Bank Century dengan LPS, Robert tetap kembali ke Indonesia pada Minggu 23 November 2008.

"Saya tahu saya dicekal. Tapi saya tetap kembali ke Indonesia," kata Robert.

Pada pukul 18.00, Selasa 25 November 2008, Robert ditangkap polisi atas dasar wanprestasi letter of commitment (LC) tanggal 15 Oktober 2008, yang ditandatanganinya bersama Rafat Ali Risvi dan Hesham Al-Warraq.

Padahal kata Robert, dirinya masih bisa mengusahakan dana dari Sinarmas Group yang mau ikut dalam Bank Century.

"Tapi saya ditahan, dan sampai sekarang belum keluar-keluar juga," kata Robert.(VIVAnews)

http://bekasijakarta.blogspot.com/

0 comments:

Post a Comment

 
Custom Search