Custom Search

Adik Kandung SJ Syok, Langsung Menangis

BEKASI-JAKARTA

Penggerebekan dan penembakan yang dilakukan Densus 88 terhadap Syaifudin Zuhri alias Saefudin Jaelani (SJ) dan M Syahrir di Ciputat, Tangerang, Banten, membuat syok Sucihani, adik kandung SJ.

Sucihani merupakan istri Ibrohim, yang mengatur operasional aksi bom bunuh diri di Hotel JW Marriott dan Ritz Carlton pada Juli 2009 lalu. Ibrohim ditembak mati dalam penggerebekan di Temenggung, Agustus lalu.

"Oh.... di mana?" tanya Sucihani saat dikonfirmasi VIVAnews, Jumat 9 Oktober 2009 soal penembakan kakaknya itu. Saat diberitahu lokasi penembakan di Ciputat, Sucihani tampak terkejut. "Ciputat?" tanyanya langsung menangis sesenggukan.

"Saya belum tahu, belum dengar," kata Sucihani lirih sambil mengucapkan terima kasih. Ia juga sempat mengucapkan takbir 'Allahu Akbar' sebanyak tiga kali.

SJ disebut-sebut sebagai pengganti Noordin M Top. "SJ, dia kuat," kata pengamat terorisme, Al Chaidar kepada VIVAnews, Rabu 30 September 2009.

Kata Al Chaidar, SJ punya kapastitas untuk jadi pengganti Noordin. "Dia seperti Noordin dalam masalah agama, dia juga bisa berhubungan dengan donatur," tambah dia.

Selain itu, tambah dia, "SJ juga bisa merekrut dan membuat manajemen pergerakan."

Menurut Al Chaidar, SJ direkrut sejak tahun 2002 oleh jaringan Noordin M Top. "Sudah tujuh tahun," tambah dia.

Dalam dua laptop Noordin, polisi menemukan tulisan SJ. SJ menyebut dirinya punya posisi penting dalam jaringan Al Qaeda. "Sejak 2005 sampai saat ini, si abi punya posisi strategis jaringan Al Qaeda Asia Tenggara."

Dalam pengeboman di Hotel JW Marriott dan Hotel Ritz Carlton 17 Juli 2009 lalu, SJ, seperti halnya iparnya, Ibrohim, punya peran penting.

Dia adalah pimpinan lapangan sekaligus perekrut pelaku bom, Dani Dwi Permana dan Nana Ikhwan Maulana.

SJ juga berperan merekam seluruh persiapan dan kejadian teror bom di dua hotel nahas tersebut. Di sela-sela proses rekaman pernyatan Dani dan Nana, SJ menyerukan kalimat, "Amerika hancur, Australia hancur, Indonesia hancur."(vivanews)

0 comments:

Post a Comment

 
Custom Search