Custom Search

Magnet Venera Voyage, Peniru BlackBerry

BEKASI-JAKARTA

Harga murah dan fitur seabrek masih menjadi magnet yang kuat untuk menarik banyak orang rela antre panjang di sebuah pusat perbelanjaan di Jakarta Pusat beberapa waktu lalu. Pada saat itu diluncurkan sebuah telepon seluler pendatang baru di Indonesia, Venera Voyager V1.

http://image.tempointeraktif.com/?id=18998

Menurut distributornya, PT Dinamika Agung, Venera adalah merek dagang yang dipatenkan di Amerika Serikat. Tapi "mesinnya" adalah produksi Cina. Ini tertulis di kemasannya.

Desain bentuknya juga menarik perhatian lantaran persis betul dengan Alcatel OT 800. Nyaris tak ada perbedaan sama sekali dengan ponsel buatan TCT Mobile, sebuah perusahaan yang berbasis di Hong Kong, Cina.

Bukan cuma soal desain, tapi fitur dan teknologi yang ditanamkan di ponsel ini juga begitu identik dengan Alcatel OT800.

Harganya juga begitu. Alcatel OT800 dibanderol US$ 120, sedangkan Voyager V1 dibanderol Rp 1,2 juta, kecuali pada hari peluncurannya, di mana pembeli mendapatkan potongan harga sebesar Rp 200 ribu.

"Kami menawarkan telepon seluler berkualitas tinggi dengan harga sangat terjangkau untuk menjawab permintaan pasar Indonesia," kata Revi Firmansyah, Presiden Direktur PT Dinamika Agung.

Venera Voyager ini beroperasi pada jaringan GSM triband dan transfer data memakai EDGE serta GPRS class 12. Koneksi Internetnya terbilang cepat, meski bergantung pada kekuatan sinyal Telkomsel, operator yang mem-bundle-nya untuk pasar Indonesia.

Keyboard QWERTY-nya didesain cukup menonjol sehingga cukup mudah dipencet dengan jari-jari berukuran relatif besar. Tombol panggilan dan mengakhiri panggilan diciptakan dalam bentuk thumbpad sehingga terasa pas di jempol.

Navigasi bisa dilakukan dengan tombol navigasi empat arah berbentuk roda di bawah layar dan disertai tombol OK di tengah, atau melalui roda di sisi samping handset. Selain itu, tersedia empat tombol kecil di sekeliling tombol navigasi di bawah layar yang berguna sebagai jalan pintas menuju kamera, pesan, menu, dan directory layanan Telkomsel.

Pada layar 2,2 incinya, kita bisa berkeliling menyusuri menu yang didesain dalam bentuk ikon-ikon cantik--lebih cantik dari desain ikon para pesaing ponsel ini di pasar ponsel QWERTY sejutaan.

Di daftar menu ini ada ikon menuju link Facebook Mobile, pesan instan, Opera Mobile, News Feed, radio FM, musik, foto, kalender, dan cuaca. Ada pula fitur Note untuk mengetik dan menyimpan berkas dalam format teks. Kelengkapan inilah yang ingin ditawarkan Venera untuk mengimbangi persaingan ketat di pasar telepon seluler.

Ponsel ini dilengkapi dengan kamera 2 megapiksel tanpa lampu flash dan autofocus. Hasil jepretannya juga tak tajam-tajam amat pada layar TFT beresolusi 320 x 240 piksel itu. Tapi ponsel itu juga bisa merekam video.

Kita bisa memilih hasil jepretan pada resolusi 1.280 x 1.024, 1.600 x 1.200, 320 x 240, atau 640 x 480 piksel. Tersedia pula fitur moda jepretan malam, continuous shoot sampai 5 frame sekali pencet shutter (meski intervalnya lebih dari 1 detik per frame), dan white balance.

Untuk koneksi Internetnya, ada koneksi EDGE dan GPRS Class 12. Perambannya adalah WAP 2.0 dan Opera Mini. Untuk layanan ini, Telkomsel dengan kartu Simpati PeDe memberikan layanan gratis akses Internet sebesar 5 megabita dan 30 SMS Facebook selama tujuh hari dengan mendaftar via pesan pendek ke nomor 32665.

Satu fitur terakhir yang tak dapat dilepaskan dari handset ini adalah G-Sensor. Ini semacam fitur shake pada vendor lain, yang berguna untuk membisukan panggilan masuk, mengganti musik, saluran radio, gambar latar, dan menunda alarm.

Kalau Anda mencermati, semua fitur yang disebutkan di atas juga ada pada Alcatel OT800. Tapi biar bagaimanapun, kehadiran Voyager V1 ini telah menyodorkan sebuah pilihan baru untuk menikmati pengalaman berponsel QWERTY yang terjangkau saku.
(TEMPO Interaktif)

0 comments:

Post a Comment

 
Custom Search