Custom Search

Piggyback Membantu Irit BBM

The image “http://www.kompas.com/data/photo/2008/07/08/233814p.jpg” cannot be displayed, because it contains errors.

BEKASI-JAKARTA. Kenaikan BBM, buat sebagian orang harus merogoh kocek yang dalam. Ada yang putar haluan beralih dari mobil ke sepedamotor. Dan tidak sedikit pula yang menyiasati dengan menghemat konsumsi melalui berbagai cara, tanpa mengeluarkan modal yang besar.

Seperti memakai obat peningkat bbm (octane booster), bisa berupa cairan atau tablet yang dicampurkan ke bahan bakar. Ada lagi dengan metode Katalisator yang sistem kerjanya mengandalkan magnet yang membuat molekul bensin jadi lebih rapat. Terakhir, jenis induksi udara dengan menyalurkan sekaligus menambah pasokan udara untuk mesin.

Selain semua di atas, sebenarnya masih ada alternatif lain, yakni modifikasi engine management alias modifikasi komputer mobil. Untuk tingkatan terendah (biaya tidak terlalu mahal), yakni memprogram ulang atau mengganti program ECU standar atau menambah Piggyback. Ternyata, opsi terakhir lebih populer lantaran tidak mengubah atau mengganti program ECU standar pabrik.Namun hanya memanipulasi sinyal yang bakal diterima ECU. Lagi pula biayanya buat pasang Piggyback relatif lebih terjangkau karena harganya berkisar antara Rp.4 - Rp.6 juta.

"Melalui Piggyback, kita bisa mengatur pasokan bahan bakar dan waktu pengapian yang dibutuhkan mesin agar optimal," ungkap M.Soleh Yusuf, juragan Sigam Speed di Kuningan, Jakarta Pusat.Meski banyak dipakai untuk kepentingan balap atau mobil yang sudah dimodifikasi mesinnya, bukan berarti mobil standar tak bisa pakai.

Peranti ini bisa dimanfaatkan untuk meningkatkan tenaga sekaligus mengoptimalkan konsumsi bahan bakar. Soalnya, sering kali fuel rate mobil standar tidak optimal, ada yang berlebihan (rich) di putaran tertentu dan ada yang kurang (lean) di titik lain. "Hal ini disengaja oleh pabrikan atas dasar safety dan memperpanjang usia pakai mesin," papar Soleh.

Supaya tidak membingungkan, di bawah ini beragam merek piggyback berikut fungsinya.

1. Dastek Unichip
Punya dua tipe, yakni Q dan Q+ yang punya banyak peminatnya. Apalagi fiturndi dalamnya sangat lengkap, dari mengatur fuel consumption, timing pengapian sampai boost controller-pun sudah tersedia di piggyback berharga sekitar Rp 5 jutaan

2. HKS Unichip
Kendaraan yang sudah di up grade disarankan menggunakan piggyback HKS F-CON Pro, harganya berkisar Rp 8 juta, sudah dilengkapi dengan turbo boost controller, speed limiter dan rev limiter. Pastinya, bagi penganut speed dan performance yang telah mengaplikasi trubochatged sangat cocok dengan peranti ini.

3.A'PEXi
Punya kelebihan mengatur mesin VTEC atau VVT-i dengan produk A'PEXi VAFC II ini bisa lebih irit dan speed lebih kencang. Lalu, ada juga A'PEXi AFC Neo dilengkapi layar LCD berwarna dan mudah dalam pengoperasian karena tidak menggunakan hardwere tambahan.

4. G-Reddy Management Unit
Semua peruntukkan modifikasi sudah ada di G-Reddy. Mulai dari G-Reddy E-Manage untuk porsi menengah sampai yang E-manage Ultimate yang khusus buat high performance, lalu G-Reddy V-Manage untuk mengatur mesin cerdas sekelas VTEC dan VVT-i yang mempunyai harga Rp 4 - Rp 8 juta.

Masih ada lagi beberapa merek, nggak usah penasaran. Setelah membaca ini Anda bisa mendapatkan produk pilihan beriklutnya.

0 comments:

Post a Comment

 
Custom Search